REKONSTRUKSI KETAHANAN KELUARGA DI ERA DIGITAL MELALUI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN INTEGRATIF
Keywords:
Ketahanan Keluarga , Era Digital, PAK Integratif , Spiritualitas Keluarga , Literasi DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis krisis ketahanan keluarga Kristen di era digital serta merumuskan model rekonstruksi berbasis Pendidikan Agama Kristen (PAK) integratif. Studi ini dilatarbelakangi oleh lemahnya komunikasi keluarga, meningkatnya individualisme digital, dan menurunnya praktik spiritual dalam keluarga Kristen, sementara kajian sebelumnya belum secara sistematis mengintegrasikan peran keluarga, gereja, dan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap literatur ilmiah terindeks (2020–2025), dianalisis melalui teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis ketahanan keluarga disebabkan oleh disintegrasi relasi, dominasi budaya digital individualistik, dan lemahnya sinergi pendidikan iman lintas lembaga. Penelitian ini menawarkan model PAK integratif berbasis tiga pilar: (1) penguatan komunikasi keluarga berbasis kasih, (2) revitalisasi praktik spiritual keluarga, dan (3) pengembangan literasi digital berbasis nilai Kristiani. Model ini menekankan sinergi keluarga, gereja, dan sekolah sebagai ekosistem pendidikan iman yang berkelanjutan. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan kerangka konseptual PAK integratif yang kontekstual terhadap era digital.
