Catatan Kritis Teori Ruang Publik Habermans
Keywords:
Teori HabermansAbstract
Tujuan utama dari makalah ini adalah untuk mengkaji penjelasan Habermas tentang transformasi ruang publik dalam masyarakat modern. Lebih khusus lagi, penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa, meskipun pendekatan Habermas berhasil menawarkan wawasan yang berguna tentang transformasi struktural ruang publik pada periode modern awal, pendekatan tersebut tidak menyediakan kerangka teoritis yang memadai untuk memahami transformasi struktural ruang publik dalam masyarakat modern akhir. Sejauh diferensiasi bertahap kehidupan sosial terwujud dalam proliferasi berbagai ruang publik, teori kritis normativitas publik perlu menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh kompleksitas material dan ideologis modernitas akhir untuk menjelaskan sifat polisentris masyarakat maju. Dengan tujuan untuk menunjukkan hal ini, makalah ini dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama menjelaskan makna sosiologis dari dikotomi publik/swasta. Bagian kedua mengkaji fitur-fitur utama teori Habermas tentang ruang publik dengan merefleksikan (i) konsep ruang publik, (ii) kekhususan normatif ruang publik borjuis, dan (iii) transformasi struktural ruang publik dalam masyarakat modern. Bagian ketiga mengeksplorasi kekurangan paling substansial dari teori Habermas tentang ruang publik, khususnya ketidakmampuannya untuk menjelaskan kemunculan historis dan fungsi politik ruang publik yang terdiferensiasi dalam masyarakat maju.
